Penanganan Benturan Kepentingan

Spread the love

Benturan kepentingan adalah situasi dimana penyelenggara negara memiliki atau patut diduga memiliki kepentingan pribadi terhadap setiap penggunaan wewenang sehingga dapat mempengaruhi kualitas keputusan dan/atau tindakannya.

Situasi yang sering menyebabkan benturan kepentingan :

  1. Situasi yang menyebabkan seseorang menerima gratifikasi atau pemberian/penerimaan hadiah atas suatu keputusan/jabatan.
  2. Situasi yang menyebabkan penggunaan aset jabatan/instansi untuk kepentingan pribadi/golongan.
  3. Situasi yang menyebabkan informasi rahasia jabatan/instansi dipergunakan untuk kepentingan pribadi/golongan.
  4. Perangkapan jabatan yang memiliki hubungan langsung atau tidak langsung, sejenis atau tidak sejenis, sehingga menyebabkan pemanfaatan suatu jabatan untuk kepentingan jabatan lainnya.
  5. Situasi dimana seorang penyelenggara negara memberikan akses khusus kepada pihak tertentu misalnya dalam rekrutmen pegawai tanpa mengikuti prosedur yang seharusnya.
  6. Situasi yang menyebabkan proses pengawasan tidak mengikuti prosedur karena adanya pengaruh dan harapan dari pihak yang diawasi.
  7. Situasi dimana kewenangan penilaian suatu obyek kualifikasi dan obyek tersebut merupakan hasil dari si penilai.
  8. Situasi dimana adanya kesempatan penyalahgunaan jabatan.
  9. Situasi dimana seorang penyelenggara negara menentukan sendiri besarnya gaji/remunerasi.
  10. Moonlighting atau outside employment (bekerja lain di luar pekerjaan pokoknya).
  11. Situasi yang memungkinkan penggunaan diskresi yang menyalahgunakan wewenang.
(Visited 264 times, 1 visits today)
Tulisan ini dipublikasikan di zona integritas. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.