Monthly Archives: Mei 2019

Pembagian Sembako IDI-PDGI di Asem Gede Ngusikan Jombang

Category : Berita

Pembagian Sembako IDI, PDGI di Asem Gede Ngusikan Jombang

Baksos pembagian Paket Sembako IDI, PDGI di desa Asem Gede Ngusikan Jombang
 

IDI Jombang.26/05/2019. Bakti sosial IDI dan PDGI Cabang Jombang di laksanakan di balai desa Asem Gede Ngusikan Jombang  pada hari minggu 26 Mei  2019. Agenda kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan rutin tahunan yang di lakukan olehIDI Cabang Jombang. Pada tahun ini baksos IDI bersamaan dengan Baksos PDGI karena mempunyai kesamaan dalam pelaksanaan kegiatan baksos yaitu pembagian sembako pada Dhuafa di wilayah desa Asem Gede Ngusikan.

Kegiatan baksos ini dilaksanakan dalam rangka Hari Bakti Dokter Indonesia ( HBDI ) ke-111 yang jatuh pada tanggal 20 Mei ( 1908 – 2019 ). Tema HBDI ke-111 adalah bersama doker menyehatkan dan membangun bangsa sebagai upaya pencapaian tingkat kemakmuran dan kesejahteraan bangsa.

Sambutan masyarakat desa Asem Gede  sangat senang dengan adanya kegiatan baksos dengan pemberian paket sembako.  Ibu Kepala Desa Asem Gede Ngusikan sangat senang dengan kegiatan ini dan beliau mengharapkan kegiatan ini dapat di laksanakan lagi pada tahun berikutnya.

Ketua IDI Jombang dr. Iskandar Dzulqornain,M.KP
 

Ketua IDI Jombang dr. Iskandar Dzulqornain,M.KP  dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan rutin IDI cabang Jombang tiap tahun. Paketan sembako ini dapat meringankan beban masyarakat desa Asem Gede dalam rangka menyambut bulan Ramadhan 1440H dan Hari Raya Idul Fitri untuk berbagi kesenangan bersama.

Turut hadir dalam kegiatan ini sekcam Ngusikan bpk. Parno beserta muspika Kapolsek, Danramil Ngusikan. Sekcam Ngusikan sangat senang dengan kegiatan baksos IDI dan PDGI ini semoga dokter dan dokter gigi di wilayah Jombang diberikan keselamatan dan umur yang barokah. Dan beliau juga mengharapkan pada Dewan terpilih tahun ini  dari PKB ibu dr Luluk Cyntia yang turut hadir,  agar   pembangunan kususnya jalan menuju Asem Gede dilakukan perbaikan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Asem Gede.

Koordinator Lapangan baksos dr. Puguh Hari Subagia,M.Si manyampaikan  bahwa jumlah paket sembako ada 490 paket,  yang dibagikan ke desa Asem Gede ada 300 paket sembako, sedangkan sisanya 190 paket sembako  dibagikan ke yatim piatu dan kaum dhuafa lainnya di wilayah Jombang. phs.


Monkeypox

Category : Berita

Monkeypox

Puskesmas Tembelang/17/05/2019.Masyarakat tidak perlu panik dengan pemberitaan mengenai adanya penyakit Monkeypox yang kemungkinan dapat masuk ke Indonesia. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk senantiasa waspada dan menjaga kebersihan.
”Sampai saat ini belum ditemukan kasus Monkeypox di Indonesia,” jelas Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. Anung Sugihantono, MKes. Monkeypox adalah penyakit akibat virus yang ditularkan melalui binatang (zoonosis). Penularan dapat terjadi melalui kontak dengan darah, cairan tubuh, atau lesi pada kulit atau mukosa dari binatang yang tertular virus.
Penularan pada manusia, menurut Anung, terjadi karena kontak dengan monyet, tikus gambia dan tupai, atau mengonsumsi daging binatang yang sudah terkontaminasi. Inang utama dari virus ini adalah rodent (tikus). Penularan dari manusia ke manusia sangat jarang.
Wilayah terjangkit Monkeypox secara global yaitu Afrika Tengah dan Barat (Republik Demokratik Kongo, Republik Kongo, Kamerun, Republik Afrika Tengah, Nigeria, Ivory Coast, Liberia, Sierra Leone, Gabon and Sudan Selatan), tambahnya.
 
Dirjen Anung menyatakan, Monkeypox dapat dicegah. Untuk itu ia mengimbau masyarakat untuk Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, seperti cuci tangan dengan sabun; Menghindari kontak langsung dengan tikus atau primata dan membatasi pajanan langsung dengan darah atau daging yang tidak dimasak dengan baik; Menghindari kontak fisik dengan orang yang terinfeksi atau material yang terkontaminasi; Menghindari kontak dengan hewan liar atau mengkonsumsi daging yang diburu dari hewan liar (bush meat).
 
Gejala dan Tanda
 
Masa inkubasi (interval dari infeksi sampai timbulnya gejala) Monkeypox biasanya 6 16 hari, tetapi dapat berkisar dari 5 21 hari. Gejala yang timbul berupa demam, sakit kepala hebat, limfadenopati (pembesaran kelenjar getah bening), nyeri punggung, nyeri otot dan lemas.
 
Ruam pada kulit muncul pada wajah kemudian menyebar ke bagian tubuh lainnya. Ruam ini berkembang mulai dari bintik merah seperti cacar (makulopapula), lepuh berisi cairan bening, lepuh berisi nanah, kemudian mengeras. Biasanya diperlukan waktu hingga 3 minggu sampai ruam tersebut menghilang.
 
Monkeypox biasanya merupakan penyakit yang dapat sembuh sendiri dengan gejala yang berlangsung selama 14 21 hari. Kasus yang parah lebih sering terjadi pada anak-anak dan terkait dengan tingkat paparan virus, status kesehatan pasien dan tingkat keparahan komplikasi.
 
Kasus kematian bervariasi tetapi kurang dari 10% kasus yang dilaporkan, sebagian besar di antaranya adalah anak-anak. Secara umum, kelompok usia yang lebih muda tampaknya lebih rentan terhadap penyakit Monkeypox.
 
Dirjen Anung menegaskan Monkeypox hanya dapat didiagnosis melalui pemeriksaan laboratorium.
 
Tidak ada pengobatan khusus atau vaksinasi yang tersedia untuk infeksi virus Monkeypox. Pengobatan simptomatik dan suportif dapat diberikan untuk meringankan keluhan yang muncul, tambahnya.
 
kejadian Luar Biasa
 
Monkeypox pernah menjadi KLB di beberapa wilayah. Tahun 1970 terjadi kejadian luar biasa (KLB) pada manusia pertama kali di Republik Demokratik Kongo. Tahun 2003 dilaporkan kasus di Amerika Serikat, akibat riwayat kontak manusia dengan binatang peliharaan prairie dog yang terinfeksi oleh tikus Afrika yang masuk ke Amerika. Tahun 2017 terjadi kejadian luar biasa di Nigeria.
 
”Bulan Mei 2019 dilaporkan seorang warga negara Nigeria menderita Monkeypox, saat mengikuti lokakarya di Singapura. Saat ini pasien dan 23 orang yang kontak dekat dengannya diisolasi untuk mencegah penularan lebih lanjut,” jelas Anung.
 
 
 

Ruang Pelayanan Gizi

Category : Uncategorized

Ruang Pelayanan Gizi

Petugas : Nuning

 

ruang ASI


TERJEMAHAN/TRANSLATE

OJT swab antigen perawat dan bidan

AYOO …. SWAB ANTIGEN

PETA SEBARAN COVID19

ALUR COVID 19 KESMAS

INDEK KELUARGA SEHAT

Pengunjung online

Lokasi pengunjung

× Pengaduan dan saran