Category Archives: Leaflet

CTPS

Category : Leaflet , PROMKES

Spread the love

CUCI TANGAN PAKAI SABUN ( CPTS )

CTPS adalah suatu tindakan untuk menjaga kebersihan diri dengan membersihkan tangan dan jari menggunakan sabun untuk membersihkan kuman-kuman penyakit.

Sabun berfungsi sebagai antiseptic yang dapat membantu menghilangkan atau membunuh kuman penyakit, virus,  dan melepaskan kotoran, lemak, atau minyak dari kulit.

Penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan CPTS  antara lain Diare, Infeksi Saluran Napas Atas (ISPA), dan kecacingan, infeksi kulit, infeksi mata, dan penyakit-penyakit lain yang ditularkan lewat tangan yang tidak bersih.

Cuci tangan pakai sabun dapat kita lakukan pada waktu-waktu berikut:

  1. Sebelum makanan
  2. Sesudah buang air kecil dan buang air besar
  3. Sebelum memegang bayi
  4. Setelah memegang kotoran atau sampah
  5. Sebelum menyiapkan makanan

Cara 6 langkah cuci tangan pakai sabun :

  1. Tuang cairan handrub pada telapak tangan kemudian usap dan gosok kedua telapak tangan secara lembut dengan arah memutar
  2. Usap dan gosok juga kedua punggung tangan secara bergantian
  3. Gosok sela-sela jari tangan hingga bersih
  4. Bersihkan ujung jari secara bergantian dengan posisi saling mengunci
  5. Gosok ibu jari secara memutar dilanjutkan dengan daerah antara jari telunjuk dan ibu jari secara bergantian
  6. Gosok ujung jari pada telapak tangan secara bergantian
  7. Bilas dengan air dan keringkan.

CPTS

 


leaflet pkm Tembelang

Category : Leaflet , PROMKES

Spread the love


Leaflet Stunting

Category : Leaflet , PROMKES

Spread the love

Stunting adalah kondisi ketika anak lebih pendek dibandingkan anak-anak lain seusianya, atau tinggi badan anak berada di bawah standar.

Stunting terjadi karena kurangnya asupan gizi pada anak dalam 1000 hari pertama kehidupan, yaitu semenjak anak masih di dalam kandungan hingga anak berusia 2 tahun. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya asupan protein.

Stunting pada anak bisa disebabkan oleh masalah pada saat kehamilan, melahirkan, menyusui, atau setelahnya, seperti pemberian MPASI yang tidak mencukupi asupan nutrisi.

Selain nutrisi yang buruk, stunting juga bisa disebabkan oleh kebersihan lingkungan yang buruk, sehingga anak sering terkena infeksi. Pola asuh yang kurang baik juga ikut berkontribusi atas terjadinya stunting.

Gangguan tumbuh kembang akibat stunting bersifat menetap, yang artinya tidak dapat diatasi. Namun, kondisi ini sangat bisa dicegah, terutama pada saat 1000 hari pertama kehidupan anak.

Walaupun stunting adalah kondisi gangguan pertumbuhan yang tidak bisa diperbaiki, penanganan sedini mungkin tetap penting untuk dilakukan agar kondisi anak tidak semakin parah.

Pencegahan stunting

  • Penuhi kecukupan nutrisi ibu selama kehamilan dan menyusui, terutama zat besi, asam folat, dan yodium.
  • Lakukan inisiasi menyusui dini dan memberikan ASI eksklusif.
  • Lengkapi pengetahuan mengenai MPASI yang baik dan menerapkannya.
  • Biasakan perilaku hidup bersih dan sehat dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air, terutama sebelum menyiapkan makanan dan setelah buang air besar atau buang air kecil, meminum air yang terjamin kebersihannya, dan mencuci peralatan makan dengan sabun cuci piring. Semua ini dilakukan untuk mencegah anak terkena penyakit infeksi

 

 


TERJEMAHAN/TRANSLATE

OJT swab antigen perawat dan bidan

AYOO …. SWAB ANTIGEN

PETA SEBARAN COVID19

ALUR COVID 19 KESMAS

INDEK KELUARGA SEHAT

Pengunjung online

Lokasi pengunjung

× Pengaduan dan saran